Contoh Aljabar Boolean - Gerbang Logika Digital
Aljabar Boolean dan Hukum Aljabar Boolean dapat digunakan untuk mengidentifikasi gerbang logika yang tidak perlu dalam desain logika digital yang mengurangi jumlah gerbang yang diperlukan untuk menghemat konsumsi daya dan biaya.
Kita telah melihat seluruh bagian ini bahwa fungsi logika digital dapat didefinisikan dan ditampilkan sebagai ekspresi Aljabar Boolean atau sebagai Tabel Kebenaran gerbang logika. Jadi di sini adalah beberapa contoh bagaimana kita dapat menggunakan Aljabar Boolean untuk menyederhanakan rangkaian logika digital yang lebih besar.
Contoh: Aljabar Boolean No.1
Buat Tabel Kebenaran untuk fungsi Logika pada titik C, D dan Q di rangkaian berikut dan identifikasi gerbang logika tunggal yang dapat digunakan untuk mengganti seluruh rangkaian.
Input
|
Output
|
|||
A
|
B
|
C
|
D
|
Q
|
0
|
0
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
|
1
|
1
|
1
|
1
|
0
|
1
|
1
|
1
|
1
|
1
|
0
|
0
|
1
|
Dapat dilihat dari tabel kebenaran bahwa output pada Q hadir ketika salah satu dari dua input A atau B berada pada logika 1. Satu-satunya tabel kebenaran yang memenuhi kondisi ini adalah Gerbang OR. Oleh karena itu, seluruh rangkaian di atas dapat diganti dengan hanya satu 2-input Gerbang OR.
Contoh: Aljabar Boolean No.2
Temukan ekspresi aljabar Boolean untuk sistem berikut.
Sistem ini terdiri dari Gerbang AND, Gerbang NOR dan terakhir Gerbang OR. Ekspresi untuk gerbang AND A.B, dan ekspresi untuk gerbang NOR



Output dari sistem ini diberikan sebagai Q = (A.B) + (








Input
|
Menengah
|
Output
|
||
B
|
A
|
A.B
|
![]() |
Q
|
0
|
0
|
0
|
1
|
1
|
0
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
|
0
|
0
|
0
|
0
|
1
|
1
|
1
|
0
|
1
|
Contoh: Aljabar Boolean No.3
Temukan ekspresi aljabar Boolean untuk sistem berikut.
Seperti contoh Boolean sebelumnya, kita dapat menyederhanakan rangkaian dengan menuliskan notasi Boolean untuk setiap fungsi gerbang logika pada gilirannya untuk memberikan ekspresi akhir untuk output pada Q.

Output dari 3-input gerbang AND hanya pada logika "1" ketika SEMUA input gerbang TINGGI pada level logika "1" ( A.B.C ). Output dari gerbang OR yang lebih rendah hanya "1" ketika satu atau kedua input B atau C berada pada level logika "0". Output dari 2-input gerbang AND adalah "1" ketika input A adalah "1" dan input B atau C berada pada "0". Maka output pada Q hanya "1" ketika input A.B.C sama dengan "1" atau A sama dengan "1" dan kedua input B atau C sama dengan "0", A. (


Dengan menggunakan " teorema de Morgan's " input B dan input C batal untuk menghasilkan output pada Q mereka dapat berupa logika "1" atau pada logika "0". Maka ini hanya meninggalkan input A sebagai satu-satunya input yang diperlukan untuk memberikan output pada Q seperti yang ditunjukkan pada tabel di bawah ini.
Input
|
Intermediet
|
Output
|
||||||
C
|
B
|
A
|
A.B.C
|
![]() |
![]() |
![]() ![]() |
A.(
![]() ![]() |
Q
|
0
|
0
|
0
|
0
|
1
|
1
|
1
|
0
|
0
|
0
|
0
|
1
|
0
|
1
|
1
|
1
|
1
|
1
|
0
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
|
1
|
0
|
0
|
1
|
1
|
1
|
1
|
1
|
0
|
0
|
0
|
1
|
0
|
1
|
0
|
0
|
1
|
0
|
1
|
0
|
1
|
0
|
1
|
1
|
1
|
1
|
1
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
1
|
1
|
1
|
1
|
0
|
0
|
0
|
0
|
1
|